Setelah beberapa tahun kemarin saya berkecimpung di dunia template, rasanya saya ingin kembali berkarya menciptakan template Blogger lagi. Namun, saya masih belum punya banyak waktu dan wangsit yang unik untuk hal itu. Sejenak, meskipun tidak eksklusif menciptakan template, saya mengamati tren template Blogger dikala ini. Sepertinya kebanyakan blogger menyadari bahwa yang paling nyaman untuk konten blog yaitu template dengan lebar maksimal sekitar 980 atau 1000 piksel.
Dari awal mengenal cara menciptakan template, saya memang menyadari ukuran segitulah yang paling nyaman untuk dilihat dan dinavigasi oleh pengunjung. Pertama kali saya berguru menciptakan template Blogger yaitu tahun 2009. Tahun itu sudah banyak komputer dengan resolusi layar lebar 1024 piksel. Tentu saja memakai lebar maksimal 1000 piksel yaitu hal yang tepat, sebab 24 pikselnya digunakan untuk scroller. Atau bahkan ada yang terlihat mempunyai lebar 980 piksel sebab padding kanan-kiri masing-masing 10 piksel.
Setelah tahun 2013 datang, maka tren template mulai berubah. Saya melihat banyak blogger yang sudah memakai template responsif dan memaksimalkan lebar layar yang ada dikala itu, yaitu 1280 piksel. Namun, lagi-lagi saya kurang nyaman dengan lebar template blog selebar itu. Rasanya mata lebih capek membaca goresan pena dari template yang terlalu lebar. Dan hal itu tampaknya disadari oleh beberapa blogger. Saya lihat blog acuan saya semenjak dulu, css-tricks.com, sekarang juga memakai lebar maksimal 1000 piksel lagi, padahal sebelumnya sempat memakai 1280 piksel.
Dari sisi responsif, makin banyak blog yang memakai tampilan responsif. Ini memang tidak dapat dipungkiri sebab semakin banyak pengguna yang berselancar memakai smartphone-nya. Bahkan dalam urusan blogwalking saya lebih banyak memakai smartphone sebab dapat sembari tiduran. Tidak menyerupai laptop yang harus dalam posisi duduk. Tiduran pun sesungguhnya dapat memakai laptop, namun harus tengkurap, tidak dapat telentang.
Tren template blogger selanjutnya di tahun ini yaitu penggunaan warna yang sangat sedikit. Jika kau sempat memperhatikan template blogger di tahun 2009, maka kau akan menjumpai template hasil slicing yang tentunya sangat ramai warnanya. Sangat berbeda dengan dikala ini yang terkesan lebih "clean". Tak hanya warnanya, template yang banyak digunakan dikala ini yaitu "flat". Jujur sesungguhnya saya sendiri juga mulai bosan dengan flat. Sederhana sih, tapi kurang greget!
Karena efek flat inilah, kesudahannya berbagai yang meninggalkan style "rounded corner". Padahal rounded corner ini yaitu hal yang paling saya sukai dulu dikala menciptakan template. Rasanya bila memakai rounded corner, blog saya terlihat mulus, tidak garang. Namun, asal kau tahu, ternyata Facebook-pun sampai dikala ini masih memakai rounded corner, walaupun hanya 2 piksel. Dalam kotak pencarian Facebook, masih terlihat rounded corner 4 piksel.
Jika membicarakan tren template Blogger, saya malah ingin menciptakan template Blogger lagi. Entahlah, supaya saja suatu dikala saya dapat menciptakan template Blogger lagi.
Dari awal mengenal cara menciptakan template, saya memang menyadari ukuran segitulah yang paling nyaman untuk dilihat dan dinavigasi oleh pengunjung. Pertama kali saya berguru menciptakan template Blogger yaitu tahun 2009. Tahun itu sudah banyak komputer dengan resolusi layar lebar 1024 piksel. Tentu saja memakai lebar maksimal 1000 piksel yaitu hal yang tepat, sebab 24 pikselnya digunakan untuk scroller. Atau bahkan ada yang terlihat mempunyai lebar 980 piksel sebab padding kanan-kiri masing-masing 10 piksel.
Setelah tahun 2013 datang, maka tren template mulai berubah. Saya melihat banyak blogger yang sudah memakai template responsif dan memaksimalkan lebar layar yang ada dikala itu, yaitu 1280 piksel. Namun, lagi-lagi saya kurang nyaman dengan lebar template blog selebar itu. Rasanya mata lebih capek membaca goresan pena dari template yang terlalu lebar. Dan hal itu tampaknya disadari oleh beberapa blogger. Saya lihat blog acuan saya semenjak dulu, css-tricks.com, sekarang juga memakai lebar maksimal 1000 piksel lagi, padahal sebelumnya sempat memakai 1280 piksel.
Dari sisi responsif, makin banyak blog yang memakai tampilan responsif. Ini memang tidak dapat dipungkiri sebab semakin banyak pengguna yang berselancar memakai smartphone-nya. Bahkan dalam urusan blogwalking saya lebih banyak memakai smartphone sebab dapat sembari tiduran. Tidak menyerupai laptop yang harus dalam posisi duduk. Tiduran pun sesungguhnya dapat memakai laptop, namun harus tengkurap, tidak dapat telentang.
Tren template blogger selanjutnya di tahun ini yaitu penggunaan warna yang sangat sedikit. Jika kau sempat memperhatikan template blogger di tahun 2009, maka kau akan menjumpai template hasil slicing yang tentunya sangat ramai warnanya. Sangat berbeda dengan dikala ini yang terkesan lebih "clean". Tak hanya warnanya, template yang banyak digunakan dikala ini yaitu "flat". Jujur sesungguhnya saya sendiri juga mulai bosan dengan flat. Sederhana sih, tapi kurang greget!
Karena efek flat inilah, kesudahannya berbagai yang meninggalkan style "rounded corner". Padahal rounded corner ini yaitu hal yang paling saya sukai dulu dikala menciptakan template. Rasanya bila memakai rounded corner, blog saya terlihat mulus, tidak garang. Namun, asal kau tahu, ternyata Facebook-pun sampai dikala ini masih memakai rounded corner, walaupun hanya 2 piksel. Dalam kotak pencarian Facebook, masih terlihat rounded corner 4 piksel.
Jika membicarakan tren template Blogger, saya malah ingin menciptakan template Blogger lagi. Entahlah, supaya saja suatu dikala saya dapat menciptakan template Blogger lagi.

0 Response to "Tren Template Blogger"
Posting Komentar